kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.030   56,00   0,33%
  • IDX 7.042   -95,23   -1,33%
  • KOMPAS100 973   -15,72   -1,59%
  • LQ45 717   -11,49   -1,58%
  • ISSI 245   -3,96   -1,59%
  • IDX30 389   -3,29   -0,84%
  • IDXHIDIV20 486   -1,43   -0,29%
  • IDX80 109   -1,93   -1,73%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 126   -0,52   -0,41%

BA.2, Omicron Versi Siluman yang Sudah Menyebar ke 40 Negara


Rabu, 26 Januari 2022 / 11:12 WIB
BA.2, Omicron Versi Siluman yang Sudah Menyebar ke 40 Negara
ILUSTRASI. Para ilmuwan dan pejabat kesehatan di seluruh dunia sedang mengawasi turunan varian omicron yang bernama BA.2. REUTERS/Dado Ruvic

Sumber: Deseret.com,Associate Press | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Para ilmuwan akan melakukan tes untuk melihat apakah antibodi dari infeksi dengan omicron asli mampu menetralkan BA.2 di laboratorium dan kemudian mengekstrapolasi dari sana.

Mengutip Deseret.com, para ilmuwan mulai mengungkapkan kekhawatiran tentang omicron siluman, yang merupakan subvarian dari varian omicron.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa varian baru, BA.2, memiliki 32 mutasi yang sama dengan BA.1, yang merupakan varian omicron asli.

Namun, ada juga BA.3, yang merupakan subvarian lain dari varian omicron.

Menurut sumber Deseret.com, Denmark, Inggris, Singapura, dan India telah melihat jumlah kasus yang terkait dengan subvarian BA.2 dan BA.3.

Tom Peacock, seorang peneliti di Imperial College London, mengatakan bahwa subvarian kemungkinan tidak akan menyebabkan gelombang lain.

“Saya pikir skenario yang mungkin adalah BA.2 hanya memperburuk situasi omicron nasional (perlambatan penurunan, peningkatan puncak, dll),” jelasnya.

Peacock mengatakan kepada Financial Times bahwa subvarian bukanlah penyebab utama kekhawatiran, tetapi mereka sangat layak untuk diperhatikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

×