kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Leapmotor dan Hongqi Resmi Masuk RI, Persaingan EV China vs China Kian Panas


Selasa, 19 Mei 2026 / 02:47 WIB
Leapmotor dan Hongqi Resmi Masuk RI, Persaingan EV China vs China Kian Panas
ILUSTRASI. Dua merek China baru masuk pasar EV Indonesia. Salah satunya adalah Leapmotor. (Leapmotor/dok)

Reporter: Zendy Pradana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pasar otomotif Indonesia semakin panas setelah dua merek mobil asal China, Leapmotor dan Hongqi, resmi masuk dan siap meramaikan persaingan di segmen kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Kedua merek tersebut diboyong Indomobil Group sebagai bagian dari ekspansi portofolio kendaraan di pasar domestik.

Menanggapi masuknya pemain baru, Head of Public & Government Relations BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menilai hal tersebut justru membawa dampak positif bagi konsumen.

Menurut Luther, semakin banyak merek dan model EV yang masuk ke Indonesia akan memperluas pilihan masyarakat, baik dari sisi desain, varian, hingga rentang harga. Hal ini dinilai dapat mempercepat peralihan konsumen dari kendaraan bermesin bensin (ICE) ke kendaraan listrik.

“Dengan banyaknya pilihan berbagai macam model, varian, dan harga tentunya akan memberikan encouragement yang lebih kepada konsumen untuk berpindah ke EV dari ICE,” ujar Luther di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Senin (18/5/2026).

Ia menambahkan, kehadiran Leapmotor dan Hongqi juga berpotensi mempercepat transisi elektrifikasi kendaraan di Indonesia secara lebih masif, seiring meningkatnya minat pasar terhadap teknologi ramah lingkungan.

Meski persaingan semakin ketat, Luther menegaskan BYD tetap optimistis mampu mempertahankan posisinya di pasar EV Indonesia. Ia menilai BYD telah menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan konsumen dalam negeri, termasuk dukungan layanan purna jual serta kesiapan infrastruktur.

Baca Juga: Resmi! BYD Luncurkan Atto 1 Versi Murah, Cek Harga & Spesifikasinya!

Luther juga menekankan bahwa industri otomotif membutuhkan komitmen investasi jangka panjang. Hal tersebut menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis.

“Hal yang penting dari industri otomotif adalah keseriusan dari sisi investasi karena itu menentukan keberlanjutan bisnis. Yang kedua adalah assurance terhadap produk,” katanya.

Saat ini, BYD telah meluncurkan beberapa lini kendaraan listrik di Indonesia dan berencana terus menambah model baru ke depan. Luther pun menilai masuknya merek baru asal China tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap penjualan BYD.

Menurutnya, konsumen tetap akan mempertimbangkan kualitas produk, keandalan layanan, serta keseriusan merek dalam berinvestasi di Indonesia sebelum membeli kendaraan listrik.

“Pilihannya kembali kepada masyarakat, mudah-mudahan dapat memilih produk yang sesuai, namun juga tidak lupa mempertimbangkan reliability produk serta sustainability brand dan keseriusan investasinya,” tutup Luther.

Tonton: Rupiah Terus Melemah Bank Indonesia All Out Hadapi Rupiah, DPR Bersuara Keras!

Peta Pemain Baru EV China di Indonesia

Merek Negara Asal Dibawa oleh Segmen Catatan
Leapmotor China Indomobil Group EV Pendatang baru di pasar RI
Hongqi China Indomobil Group EV/Premium Brand China kelas atas
BYD China BYD Motor Indonesia EV Sudah punya beberapa model di RI

Faktor yang Jadi Pertimbangan Konsumen EV (Menurut BYD)

Faktor Penjelasan
Pilihan model & harga Banyak merek mendorong konsumen mencoba EV
Keandalan produk Reliability jadi faktor utama pembelian
Komitmen investasi Menentukan keberlanjutan merek di Indonesia
Assurance produk Garansi, kualitas baterai, dan layanan purna jual
Infrastruktur pendukung Charging ecosystem dan layanan servis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×