kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Waduh jumlah penduduk usia kerja terdampak pandemi Covid-19 mencapai 29,12 juta


Rabu, 25 November 2020 / 05:30 WIB

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. Sektor Ketenagakerjaan menjadi salah satu sektor yang terdampak Covid-19. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, dari data BPS ada 29,12 juta orang penduduk usia kerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Bila dirinci, terdapat pengangguran karena Covid-19 sebanyak 2,56 juta orang, bukan angkatan kerja karena Covid-19 sebesar 0,76 juta orang, sementara tidak bekerja karena Covid-19 sebesar 1,77 juta orang, dan yang bekerja dengan mengalami pengurangan jam kerja sebanyak 24,03 juta orang.

“Pandemi yang terjadi selama ini menyebabkan kenaikan jumlah penganggur menjadi 9,7 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) mencapai 7,07% di Indonesia,” kata Ida dalam keterangan tertulis, Selasa (24/11).

Ida menjelaskan, pandemi Covid-19  menimbulkan tantangan besar bagi sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Padahal, sektor ketenagakerjaan juga masih menghadapi tantangan lain, dimana sekitar 57% lebih penduduk bekerja memiliki pendidikan SMP ke bawah dan skill terbatas dan masih tingginya persentase pekerja yang ada di sektor informal.

Baca Juga: Alhamdulillah, UMK di Jatim 2021 masih banyak yang naik, ini rinciannya

Dia juga mengatakan, selain berdampak pada perubahan angka statistik ketenagakerjaan, pandemi Covid-19 juga mempercepat proses transformasi ketenagakerjaan yang sudah berlangsung akibat revolusi Industri 4.0. Menurutnya, pandemi tidak hanya membuat industri menerapkan Work From Home, tetapi juga mengubah pola konsumsi masyarakat secara luas.

Menurutnya, pandemi juga menuntut masyarakat untuk cepat beradaptasi dengan segala perubahan, terutama dalam hal pemanfaatan teknologi digital yang merupakan inti dari revolusi industri 4.0. 



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×