kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Vladimir Putin akan segera mundur dari jabatannya?


Kamis, 05 November 2020 / 17:11 WIB

Sumber: Express.co.uk,Daily Mail | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Amendemen Konstitusi mulai berlaku. Amendemen ini berlaku tanpa melebih-lebihkannya atas kehendak rakyat," kata Vladimir Putin sebagaimana dilansir Daily Mail .

"Kita telah melakukan keputusan ini bersama, sebagai sebuah negara," ujar Vladimir Putin. 

Tak hanya memperpanjang 'cengkraman' Vladimir Putin di Rusia, perubahan Konstitusi itu juga akan melarang pernikahan sesama jenis dengan landasan 'iman kepada Tuhan adalah nilai inti' dalam masyarakat Rusia.

Konstitusi baru akan menekankan pada pentingnya UU Rusia di atas UU Internasional. Vladimir Putin mengusulkan perubahan Konstitusi sejak Januari dan bersikeras merasa layak untuk menjabat lagi serta meminta pemilu terkait hal tersebut.

Baca Juga: Kasus corona melonjak, Putin: Kami tidak berencana melakukan penguncian nasional

Sebelum pemungutan suara, Putin tetap enggan berbicara mengenai rencana pengajuan kembali dirinya sebagai pemimpin.

“Saya tidak mengesampingkan kemungkinan mencalonkan diri, jika ini muncul dalam konstitusi. Kita lihat saja nanti. Saya belum memutuskan apa pun untuk diri saya sendiri," jelasnya seperti yang dilansir Express.co.uk.
 

Selanjutnya: Yars, rudal balistik nuklir Rusia yang mampu tembus sistem pertahanan apa pun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×