kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Vladimir Putin akan segera mundur dari jabatannya?


Kamis, 05 November 2020 / 17:11 WIB

Sumber: Express.co.uk,Daily Mail | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Selama 20 tahun terakhir, Putin telah menjabat sebagai Presiden untuk 16 tahun dan akan mengakhiri pemerintahannya pada tahun 2024.

Tetapi reformasi baru sekarang berarti mantan agen KGB Rusia itu bisa berkuasa selama 16 tahun lagi.

Konstitusi akan memungkinkan batas masa jabatan Putin disetel ulang menjadi nol pada tahun 2024 dan mengizinkannya untuk mengajukan masa jabatan enam tahun baru pada tahun 2024, dan sekali lagi pada tahun 2030.

Baca Juga: Curhatan Vladimir Putin soal hambatan dalam produksi vaksin Covid-19 Rusia

Pada pemilu 2036, Presiden Rusia akan berusia 83 tahun.

Selama pemungutan suara publik selama musim panas, delapan dari sepuluh orang Rusia mendukung langkah tersebut.

Komisi Pemilihan mengatakan 77,9% warga Rusia memilih paket reformasi dan 21,3% menentangnya.

Baca Juga: Putin: Kami akan menerima keputusan apa pun dari rakyat Amerika

Daily Mail memberitakan, Sergey Shpilkin, seorang peneliti pemilu independen terkemuka di Rusia memperkirakan bahwa sebanyak 20 juta surat suara pada pemilu yang dilaksanakan Rabu (1/7/2020) dipalsukan demi kemenangan Vladimir Putin. Selama pemilu kepresidenan terakhir, dia memperkirakan sebanyak 10 juta pemilih adalah palsu.



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×