kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rasisme di kapal perang Amerika Serikat yang melibatkan simbol kebencian


Rabu, 10 Februari 2021 / 20:14 WIB
ILUSTRASI. USS Donald Cook, salah satu kapal perusak Angkatan Laut AS dari kelas Arleigh Burke

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Gilday mengakui, mengatasi ekstremisme adalah masalah kepemimpinan. Dan, "Kita memilikinya," sebut dia. 

"Beberapa pelaut mungkin berpikir, suara mereka tidak penting saat ini, atau merasa frustrasi karena ingin dilihat dan didengar. Tapi, biar saya perjelas, setiap suara Anda penting," tegasnya.

“Kegagalan ini adalah salah satu upaya kami untuk mendengarkan, belajar, dan meningkatkan,” imbuh Gilday.

Reuters pertama kali melaporkan bulan lalu, hampir sepertiga dari tentara kulit hitam AS melaporkan mengalami diskriminasi rasial, pelecehan, atau keduanya selama periode 12 bulan, menurut hasil survei Departemen Pertahanan.

Selanjutnya: Laut China Selatan panas lagi, kapal perang AS dekati kepulauan yang diklaim China

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×