kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Rasisme di kapal perang Amerika Serikat yang melibatkan simbol kebencian


Rabu, 10 Februari 2021 / 20:14 WIB
ILUSTRASI. USS Donald Cook, salah satu kapal perusak Angkatan Laut AS dari kelas Arleigh Burke

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Gilday mengakui, mengatasi ekstremisme adalah masalah kepemimpinan. Dan, "Kita memilikinya," sebut dia. 

"Beberapa pelaut mungkin berpikir, suara mereka tidak penting saat ini, atau merasa frustrasi karena ingin dilihat dan didengar. Tapi, biar saya perjelas, setiap suara Anda penting," tegasnya.

“Kegagalan ini adalah salah satu upaya kami untuk mendengarkan, belajar, dan meningkatkan,” imbuh Gilday.

Reuters pertama kali melaporkan bulan lalu, hampir sepertiga dari tentara kulit hitam AS melaporkan mengalami diskriminasi rasial, pelecehan, atau keduanya selama periode 12 bulan, menurut hasil survei Departemen Pertahanan.

Selanjutnya: Laut China Selatan panas lagi, kapal perang AS dekati kepulauan yang diklaim China

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×