kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Ramai aksi korporasi bank syariah, bisa tingkatkan market share secara signifikan?


Rabu, 18 November 2020 / 05:30 WIB

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Sementara itu Pengamat Ekonomi Syariah Aziz Setiawan menyampaikan berkat adanya Qanun LKS dan proses merger tentunya prospek bank syariah di Tanah Air sangat positif. Meski demikian, menurutnya merger belum akan berdampak langsung meningkatkan pangsa pasar (market share) bank syariah.

Menurutnya, pangsa pasar bank syariah masih akan bertahan di bawah 7%. "Dampak Qanun hanya mendongkrak sedikit peningkatan market share. Karena secara umum pertumbuhan bank syariah sudah relatif dekat dengan pertumbuhan bank konvensional," terangnya. 

Baca Juga: Bank Bukopin bakal tambah modal ke Bank Bukopin Syariah

Tapi positifnya, aksi merger bank syariah bisa memberikan memberikan manfaat peningkatan skala ekonomis yang besar, karena akan ada bank syariah yang memiliki posisi masuk dalam jajaran 6 besar bank nasional. Hal ini akan memberikan ruang lebih besar bagi bank syariah untuk berkompetisi baik dari segi layanan ataupun teknologi. 

Tapi, walau bisa masuk ke dalam jajaran 10 bank terbesar di Indonesia dari sisi aset, bank hasil merger itu masih sangat jauh dibandingkan dengan bank-bank besar seperti Bank BRI, Mandiri dan BCA yang punya aset Rp 1.000 triliun. "Untuk kompetisi jangka panjang antara bank syariah dan bank konvensional belum sepenuhnya ideal," paparnya. 

Selanjutnya: Gandeng Akseleran, BCA salurkan kredit Rp 30 miliar ke UMKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×