kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   19,00   0,11%
  • IDX 8.925   -19,34   -0,22%
  • KOMPAS100 1.227   -4,69   -0,38%
  • LQ45 868   -3,70   -0,43%
  • ISSI 323   -0,54   -0,17%
  • IDX30 440   -3,19   -0,72%
  • IDXHIDIV20 519   -1,77   -0,34%
  • IDX80 137   -0,51   -0,37%
  • IDXV30 144   -0,52   -0,36%
  • IDXQ30 141   -1,08   -0,76%

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Dipastikan Kalah Jauh Dari Negara Tetangga Ini


Selasa, 06 Januari 2026 / 08:05 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Dipastikan Kalah Jauh Dari Negara Tetangga Ini
ILUSTRASI. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Dipastikan Kalah Jauh Dari Negara Tetangga Ini

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 dipastikan kalah jauh dibandingkan dengan negara tetangga. Bukan Malaysia, Singapura atau Thailand, tapi Vietnam yang berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi tinggi sepanjang tahun 2025.

Indonesia belum mengumumkan data pertumbuhan ekonomi tahun 2025. Terbaru, Badan Pusat Statistik (BPS) mendata ekonomi Indonesia triwulan III-2025 terhadap triwulan III-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 5,04% (y-on-y). 

Sementara itu, perekonomian Vietnam menunjukkan ketahanan yang solid sepanjang 2025, meskipun dihadapkan pada bencana alam yang parah serta ketidakpastian ekonomi global. Berdasarkan laporan Vietnam Plus, produk domestik bruto (PDB) Vietnam pada 2025 diperkirakan tumbuh 8,02% secara tahunan, sesuai target yang ditetapkan Majelis Nasional dan Pemerintah Vietnam.

Capaian tersebut disampaikan Direktur Jenderal Kantor Statistik Nasional Vietnam (National Statistics Office/NSO), Nguyen Thi Huong, dalam konferensi pers pemaparan statistik sosial-ekonomi kuartal IV 2025 dan keseluruhan tahun 2025 di Hanoi, Senin (5/1/2026).

“Hasil ini menunjukkan tekad tinggi seluruh sistem politik, efektivitas kebijakan pemerintah, serta ketahanan dan upaya komunitas bisnis dan masyarakat,” ujar Huong.

NSO mencatat, pertumbuhan ekonomi Vietnam tetap terjaga di tengah tekanan geopolitik global, perlambatan perdagangan internasional, serta dampak lanjutan perubahan iklim yang memicu cuaca ekstrem di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Berapa Harga Mobil Listrik BYD M6 Bekas? Ini Informasinya

Pertumbuhan Kuartalan Tertinggi Sejak 2011

Secara kuartalan, ekonomi Vietnam menunjukkan tren akselerasi yang konsisten sepanjang 2025. Pada kuartal IV 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 8,46% secara tahunan, menjadi laju pertumbuhan kuartal IV tertinggi dalam periode 2011–2025.

Sepanjang tahun, pertumbuhan ekonomi meningkat bertahap dari 7,05% pada kuartal I, menjadi 8,16% pada kuartal II, dan 8,25% pada kuartal III. Kinerja ini menempatkan Vietnam sebagai salah satu ekonomi dengan performa paling solid di Asia pada 2025.

Konsumsi domestik yang kuat, arus investasi asing langsung (FDI), serta pemulihan sektor pariwisata menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Vietnam sepanjang tahun lalu.

Tonton: Pemangkasan Produksi Bijih Nikel 2026 Bakal Tingkatkan Impor Hingga 50 Juta Ton WMT

Sektor Jasa Jadi Tulang Punggung Ekonomi

Dari sisi sektoral, NSO mencatat sektor jasa menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Vietnam pada 2025. Sektor ini tumbuh 8,62% dan menyumbang kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, yakni 51,08%.

Struktur ekonomi Vietnam pada 2025 menunjukkan sektor jasa berkontribusi 42,75% terhadap PDB, diikuti sektor industri dan konstruksi sebesar 37,65%, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan 11,64%, serta pajak dikurangi subsidi atas produk sebesar 7,96%.

Kinerja sektor jasa ditopang oleh ekspansi kuat pada perdagangan, transportasi, logistik, serta pariwisata. Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Vietnam pada 2025 tercatat mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, memberikan dorongan signifikan bagi subsektor akomodasi, katering, dan transportasi.

Baca Juga: Insentif Impor Dihentikan, Apakah Harga Mobil Listrik BYD Januari 2026 Naik?

Industri dan Konstruksi Tumbuh Paling Kuat Sejak 2019

Sektor industri dan konstruksi mencatat pertumbuhan 8,95% pada 2025 dan menyumbang 43,62% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Nilai tambah sektor industri meningkat sekitar 8,8% secara tahunan, menjadi laju pertumbuhan terkuat sejak 2019.

NSO menilai kinerja tersebut mencerminkan pemulihan aktivitas manufaktur, ekspansi industri pengolahan, serta meningkatnya permintaan ekspor, khususnya produk elektronik, tekstil, dan barang konsumsi.

Aktivitas konstruksi juga terus pulih, sejalan dengan percepatan investasi publik dan swasta, terutama pada proyek infrastruktur strategis seperti jalan tol, pelabuhan, dan kawasan industri. Pemerintah Vietnam pada 2025 mempercepat realisasi belanja infrastruktur untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah pelemahan ekonomi global.

Baca Juga: Awal 2026, Harga Biodiesel Naik Lagi Tembus Rp 13.631 per Liter, Apa Sebabnya?

Pertanian Tetap Stabil di Tengah Cuaca Ekstrem

Di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, kinerja produksi relatif stabil meski Vietnam menghadapi cuaca ekstrem dan bencana alam di sejumlah wilayah. Nilai tambah sektor pertanian tumbuh 3,48%, kehutanan 5,7%, dan perikanan 4,41%.

Kontribusi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional tercatat sebesar 5,3% pada 2025, didukung langkah mitigasi dan pemulihan bencana yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah.

PDB Nominal dan Pendapatan Per Kapita Naik

Dengan harga berlaku, PDB Vietnam pada 2025 diperkirakan mencapai 12,85 kuadriliun dong Vietnam atau setara 489,07 miliar dolar AS, meningkat sekitar 38 miliar dolar AS dibandingkan tahun sebelumnya.

PDB per kapita Vietnam mencapai sekitar 5.026 dolar AS pada 2025, naik 326 dolar AS dibandingkan 2024. Produktivitas tenaga kerja juga meningkat menjadi sekitar 9.809 dolar AS per pekerja, seiring naiknya proporsi tenaga kerja terlatih menjadi 29,2%.

Baca Juga: Lapor SPT Paling Lambat 31 Maret 2026 Harus dengan Coretax, Ini Cara Aktivasi Akunnya

Tantangan Target Pertumbuhan Dua Digit 2026

Untuk 2026, pemerintah Vietnam menargetkan pertumbuhan ekonomi dua digit. Namun, Nguyen Thi Huong mengingatkan bahwa target tersebut akan semakin menantang.

“Mengejar pertumbuhan PDB dua digit sambil menjaga stabilitas ekonomi makro, mengendalikan inflasi, dan memastikan keseimbangan ekonomi utama akan menjadi tantangan signifikan,” ujarnya.

Ia menyerukan koordinasi berkelanjutan di seluruh sektor dan daerah guna memanfaatkan peluang, mengatasi risiko global, serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Vietnam dalam jangka menengah.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/01/05/202315226/pertumbuhan-ekonomi-vietnam-802-persen-sepanjang-2025?page=all#page2.

RI Jadi Negara Paling Bahagia, Prabowo: Saya Terharu, Sebagian Besar Hidup Sangat Sederhana

.

Selanjutnya: Menakar Napas Darma Henwa (DEWA) Mengejar Harga Rp 1.000 di Bawah Bayang Grup Salim

Menarik Dibaca: Promo Krispy Kreme Buy 1 Get 1 Cuma 3 Hari, 2 Lusin Dozen Donuts Cuma Rp 119K

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×