kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Perlukah Tes PCR Jika Hasil Antigen Positif? Simak Jawaban Kemenkes & Satgas


Selasa, 01 Maret 2022 / 10:07 WIB

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

3. Gejala sedang 

Adapun yang dimaksud gejala sedang yakni dengan tanda klinis pneumonia seperti demam, batuk, sesak, napas cepat tanpa tanda pneumonia berat, dengan saturasi oksigen 93 persen. 

4. Gejala berat 

Gejala berat ditandai dengan tanda klinis pneumonia seperti demam, batuk, sesak, napas cepat, dan ditambah satu dari gejala berikut: 

  • Frekuensi napas lebih dari 30 kali per menit
  • Distres pernapasan berat
  • Saturasi oksigen kurang dari 93 persen. 

5. Kritis 

Adapun yang dimaksud kritis yaitu pasien dengan gejala gagal nafas, komplikasi infeksi, atau kegagalan multiorgan. 

Nah itulah penjelasan mengenai hasil tes Covid-19 dengan enggunakan Antigen dan PCR serta gejala Covid-19 varian Omicron. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Positif Antigen, Apakah Perlu Tes PCR? Ini Kata Kemenkes hingga Satgas"
Penulis : Nur Fitriatus Shalihah
Editor : Rizal Setyo Nugroho

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×