kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pemutihan Tunggakan & Batal Naik Tarif, BPJS Kesehatan Terancam Defisit?


Sabtu, 25 Oktober 2025 / 04:24 WIB
Pemutihan Tunggakan & Batal Naik Tarif, BPJS Kesehatan Terancam Defisit?
ILUSTRASI. Rencana pemerintah menghapus tunggakan iuran peserta sekaligus membatalkan kenaikan tarif BPJS Kesehatan pada 2026 menuai banyak tanggapan dari para ekonom. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa dana Rp 20 triliun tersebut berbeda dari anggaran penghapusan tunggakan peserta.

“Setahu saya anggaran Rp 20 triliun terpisah dengan penghapusan tunggakan,” ujarnya kepada KONTAN, Kamis (23/10/2025).

Ghufron juga memastikan bahwa meski tarif iuran tak naik, kualitas pelayanan BPJS Kesehatan akan terus ditingkatkan pada 2026.

Beberapa langkah sudah disiapkan, antara lain peningkatan mutu layanan, penguatan program kendali biaya dan mutu, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam sistem pengelolaan.

Tonton: Pastikan Iuran Tak Naik, Purbaya Suntik BPJS Kesehatan Rp 20 Triliun

“Ketiga, kita berharap layanan kesehatan akan lebih baik dibanding sekarang atau sebelumnya,” imbuh Ghufron.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

×