kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Pemerintah Diminta Kaji Harga BBM Pasca Harga Minyak Dunia Melonjak


Sabtu, 26 Februari 2022 / 07:35 WIB

Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

Fahmy menambahkan, jika kemudian harga tetap ditahan maka beban kerugian Pertamina akan diganti Pemerintah dalam bentuk dana kompensasi. Strategi ini dinilai bakal memberatkan APBN.

Untuk itu, Fahmy mengusulkan agar pemerintah mengkaji harga BBM.

Ada tiga opsi yang diusulkan yakni menaikkan harga Pertamax sesuai harga pasar, menghapus Premium yang menjadi produk subsidi tertinggi serta tidak menaikkan harga Pertalite namun mengalihkan subsidi Premium ke Pertalite.

Baca Juga: Mengukur Efek Perang Rusia-Ukraina Terhadap Sektor Energi Indonesia

"Kenaikan harga Pertalite akan punya dampak domino menaikkan inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat. Pasalnya, konsumsi Pertalite mencapai 63%," kata Fahmy.

Fahmy menambahkan, pemerintah perlu melakukan penyesuaian ICP secara proporsional yang disesuaikan dengan perkembangan harga minyak dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×