kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.860   17,00   0,10%
  • IDX 8.219   -46,54   -0,56%
  • KOMPAS100 1.158   -9,96   -0,85%
  • LQ45 831   -8,54   -1,02%
  • ISSI 295   -1,34   -0,45%
  • IDX30 433   -2,69   -0,62%
  • IDXHIDIV20 518   -3,07   -0,59%
  • IDX80 129   -1,12   -0,85%
  • IDXV30 143   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 140   -1,10   -0,78%

Kasus pembunuhan Jenderal Soleimani, Iran minta Interpol tangkap Donald Trump


Rabu, 06 Januari 2021 / 12:20 WIB
Kasus pembunuhan Jenderal Soleimani, Iran minta Interpol tangkap Donald Trump

Sumber: Al Jazeera | Editor: Khomarul Hidayat

Permintaan penangkapan itu juga sebelum Trump harus meninggalkan jabatannya pada 20 Januari mendatang.

Dalam sebuah upacara di Teheran untuk menandai peringatan setahun pembunuhan Soleimani, kepala kehakiman Ebrahim Raisi mengatakan, Trump adalah target utama penuntutan dan tidak boleh kebal karena status politiknya.

Untungnya, kepresidenan Trump telah berakhir. "Tetapi bahkan jika masa jabatannya belum berakhir, tidak dapat diterima untuk mengatakan seseorang seharusnya tidak bertanggung jawab kepada hukum karena posisi administratifnya," katanya.

Iran akan secara hukum mengejar Trump setelah dia meninggalkan Gedung Putih.

Ketegangan antara Iran dan AS telah meningkat sekitar peringatan setahun pertama pembunuhan Soleimani.

AS telah menerbangkan pembom B-52 berkemampuan nuklir di Teluk beberapa kali dalam sebulan terakhir. AS pada Senin lalu (4/1) juga membalikkan keputusannya untuk mengeluarkan kapal induk Angkatan Laut dari wilayah itu karena apa yang ada ancaman baru dari Iran.

Selanjutnya: Tensi Amerika Serikat dan Iran memanas di Teluk Persia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×