kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hamas: Agresi tidak segera berhenti, Israel bakal bayar mahal


Kamis, 06 Mei 2021 / 04:05 WIB

Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

Mustafa Barghouti, Ketua Partai Inisiatif Nasional Palestina, mengatakan kepada Al Jazeera, apa yang terjadi di Sheikh Jarrah adalah "proses pembersihan etnis".

"Ini adalah kejahatan perang terhadap penduduk (Palestina) di Yerusalem," katanya berbicara dari Kota Ramallah di Tepi Barat yang diduduki.

"Tindakan pembersihan etnis ini tidak lain adalah cerminan dari kebijakan rasis yang diikuti Israel dan sistem apartheid yang terkonsolidasi tidak hanya di Yerusalem tetapi di wilayah pendudukan Palestina pada umumnya," imbuh dia.

Barghouti meminta komunitas internasional untuk mencampuri dan menekan Israel agar tidak mengakhiri "pendekatan sistematis" -nya untuk menghilangkan kehadiran Palestina dari kota itu.

Selanjutnya: Jelang Hari Quds, Israel antisipasi kemungkinan serangan siber skala besar dari Iran

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×