kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gubernur The Fed: Aset kripto lebih merupakan aset untuk spekulasi


Rabu, 24 Maret 2021 / 12:35 WIB

Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

Meskipun Bitcoin jarang digunakan dalam transaksi, itu bisa berubah. Produsen mobil listrik Tesla mengatakan bulan lalu, mereka membeli US$ 1,5 miliar Bitcoin dan akan segera menerima pembayaran uang kripto itu untuk mobilnya.

Powell juga menyatakan, The Fed sedang meneliti potensi mata uang digital bank sentral (CBCD). Meskipun ia menambahkan, The Fed belum memutuskan untuk menerapkannya.

"Kami tidak dalam mode mencoba membuat keputusan pada saat ini," ujarnya. “Kami sedang bereksperimen dengan teknologi”.

Namun, menurut Powell, mengingat peran penting dollar AS sebagai mata uang cadangan terkemuka dunia, The Fed memiliki "kewajiban untuk menjadi yang terdepan" dalam memahami biaya dan manfaat mata uang digital bank sentral.

Selanjutnya: Elon Musk: Saat mata uang fiat negatif, cuma orang bodoh yang tak cari di tempat lain

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×