kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.561   32,00   0,18%
  • IDX 6.598   -79,92   -1,20%
  • KOMPAS100 868   -9,16   -1,04%
  • LQ45 656   -7,82   -1,18%
  • ISSI 231   -3,06   -1,31%
  • IDX30 365   -4,60   -1,24%
  • IDXHIDIV20 453   -4,05   -0,89%
  • IDX80 99   -0,98   -0,98%
  • IDXV30 126   -0,78   -0,61%
  • IDXQ30 117   -1,36   -1,15%

Dirut Pertamina: Penggunaan LNG domestik turun signifikan gara-gara pandemi


Rabu, 10 Februari 2021 / 07:10 WIB

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

Nicke menjelaskan bahwa melalui subholding gas, yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), pihaknya sedang menjalankan penugasan pemerintah untuk gasifikasi 52 titik pembangkit diesel PLN. Untuk menjalankan penugasan tersebut, PGN akan membangun 6 klaster dan unit gasifikasi melalui konsep virtual pipeline.

Pada tahun ini, gasifikasi pembangkit PLN ditargetkan di 3 lokasi, yakni Tanjung Selor, Sorong dan Nias. Pada tahap selanjutnya, gasifikasi akan diselesaikan pada 30 pembangkit.

Baca Juga: Pertamina bakal kaji ulang seluruh kontrak LNG termasuk dengan LNG Mozambique

"Kami dengan PLN, yang menjalankan adalah PGN untuk bagaimana mengonversi diesel menjadi gas di 52 pembangkit, yang akan kita selesaikan dalam 2 tahun ini," ungkap Nicke.

Dia juga menegaskan bahwa rencana pengembangan bisnis LNG akan disesuaikan dengan proyeksi supply-demand dalam Neraca Gas Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM. Neraca Gas terakhir dikeluarkan pada 2018 dan neraca terbaru akan dikeluarkan setelah finalisasi Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×