kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Dirut Pertamina: Penggunaan LNG domestik turun signifikan gara-gara pandemi


Rabu, 10 Februari 2021 / 07:10 WIB

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

Nicke menjelaskan bahwa melalui subholding gas, yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), pihaknya sedang menjalankan penugasan pemerintah untuk gasifikasi 52 titik pembangkit diesel PLN. Untuk menjalankan penugasan tersebut, PGN akan membangun 6 klaster dan unit gasifikasi melalui konsep virtual pipeline.

Pada tahun ini, gasifikasi pembangkit PLN ditargetkan di 3 lokasi, yakni Tanjung Selor, Sorong dan Nias. Pada tahap selanjutnya, gasifikasi akan diselesaikan pada 30 pembangkit.

Baca Juga: Pertamina bakal kaji ulang seluruh kontrak LNG termasuk dengan LNG Mozambique

"Kami dengan PLN, yang menjalankan adalah PGN untuk bagaimana mengonversi diesel menjadi gas di 52 pembangkit, yang akan kita selesaikan dalam 2 tahun ini," ungkap Nicke.

Dia juga menegaskan bahwa rencana pengembangan bisnis LNG akan disesuaikan dengan proyeksi supply-demand dalam Neraca Gas Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM. Neraca Gas terakhir dikeluarkan pada 2018 dan neraca terbaru akan dikeluarkan setelah finalisasi Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

×