kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.965   52,00   0,29%
  • IDX 5.709   66,03   1,17%
  • KOMPAS100 739   10,83   1,49%
  • LQ45 560   6,52   1,18%
  • ISSI 199   2,29   1,16%
  • IDX30 317   2,73   0,87%
  • IDXHIDIV20 390   0,75   0,19%
  • IDX80 84   1,01   1,23%
  • IDXV30 107   -0,15   -0,14%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

Bolehkah suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 molor dari jadwal?


Jumat, 11 Desember 2020 / 10:30 WIB

Sumber: USA Today | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Vaksin kandidat ketiga yang sedang dikembangkan oleh Johnson & Johnson mungkin hanya memerlukan satu suntikan. Perusahaan saat ini sedang mempelajari JNJ-78436735 baik sebagai rejimen dua dosis dan satu dosis.

Slaoui mengatakan 38.000 orang dari 40.000 telah terdaftar dalam uji coba J&J. Perusahaan kemungkinan akan merilis data keamanan dan efektivitas awal tahun depan. Ini akan menjelaskan apakah dosis tunggal cukup melindungi tubuh seseorang atau tidak.

Baca Juga: PBB: Nasionalisasi vaksin corona berjalan dengan kecepatan penuh

Dengan asumsi salah satu dari dua pendekatan terbukti aman dan efektif, FDA kemungkinan akan mengesahkan penggunaan vaksin itu pada akhir Januari atau awal Februari, katanya.

Slaoui mengatakan dia berharap semua vaksin akan memberikan perlindungan jangka panjang, dan data kekebalan yang dia lihat sejauh ini menggembirakan. 

Peserta uji coba hanya perlu dipantau perkembangannya selama dua bulan untuk menerima otorisasi darurat dari FDA. Namun perusahaan berencana untuk terus memantau perkembangan mereka selama 2 tahun untuk memastikan keamanan dan efektivitas vaksin yang lebih tahan lama.

Selanjutnya: Yayasan Bill Gates kucurkan Rp, 3,5 triliun untuk penanganan virus corona

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×