kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.170   11,00   0,06%
  • IDX 5.112   54,91   1,09%
  • KOMPAS100 660   8,83   1,36%
  • LQ45 520   5,23   1,02%
  • ISSI 171   1,16   0,69%
  • IDX30 292   2,58   0,89%
  • IDXHIDIV20 393   1,40   0,36%
  • IDX80 76   0,88   1,17%
  • IDXV30 109   0,15   0,14%
  • IDXQ30 98   0,09   0,09%

Bolehkah suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 molor dari jadwal?


Jumat, 11 Desember 2020 / 10:30 WIB

Sumber: USA Today | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

USA Today memberitakan, data yang dirilis Selasa oleh Food and Drug Administration AS, menunjukkan bahwa perlindungan dari vaksin Pfizer/BioNTech dimulai segera setelah suntikan pertama.

“Mudah-mudahan, kami akan mulai mempengaruhi kehidupan masyarakat dengan sangat cepat setelah dimulainya kampanye imunisasi,” kata Slaoui.

Baca Juga: Vaksin Sinovac siap didistribusikan tahun depan, begini respon JAS Airport Service

Tetapi tingkat perlindungan meningkat secara dramatis - dari 52% menjadi 95% - setelah suntikan kedua. Dia menjelaskan, secara tradisional, suntikan kedua memberikan kekebalan yang lebih tahan lama daripada dosis tunggal. Semua orang dalam penelitian mendapat suntikan kedua kira-kira 21 hari setelah yang pertama, jadi tidak jelas apakah perlindungan dari satu dosis akan bertahan lama.

Slaoui sangat menganjurkan orang untuk tidak mendapatkan hanya satu dosis, karena tidak dipelajari seperti itu.

Baca Juga: Ahli medis AS khawatir sejarah penyuapan Sinovac sang produsen vaksin Covid-19

"Saya sama sekali tidak menyarankan bahwa vaksin harus menjadi vaksin satu dosis," katanya, meskipun mungkin penelitian di masa depan dapat melihat rejimen satu dosis.



TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×