kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Begini penjelasan WHO soal asal usul corona yang memicu kemarahan


Rabu, 10 Februari 2021 / 15:01 WIB

Sumber: The Sun | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WUHAN. Penemuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait penyelidikannya di China tentang asal usul virus COvid-19 memicu kemarahan.

Melansir The Sun, dalam konferensi pers tentang asal-usul Covid-19 yang berlangsung hampir tiga jam, banyak pertanyaan yang muncul daripada jawaban yang ditawarkan oleh tim WHO.

WHO pun dituduh menutup-nutupi hasil penyelidikan karena tidak adanya penemuan terobosan yang ditawarkan setelah sepuluh ilmuwan menghabiskan 14 hari dalam kunjungan ke situs-situs utama di Wuhan.

Ketua Tim WHO Dr Peter Ben Embarek mengatakan, pihaknya masih berupaya untuk mengidentifikasi asal-usul virus. Dia juga bilang, penyelidikan masih terus berlangsung dan mengakui tim telah menemukan informasi baru. Akan tetapi, penemuan itu belum secara dramatis mengubah gambaran soal wabah.

Baca Juga: Tim WHO: Kemungkinan virus bocor dari laboratorium sangat tidak mungkin

Virus itu pertama kali diidentifikasi setelah seorang pasien tertular di Pasar Makanan Laut Huanan sekitar 406 hari yang lalu. Penyelidikan WHO mengungkapkan, pasar yang dianggap sebagai titik nol virus itu sekarang diragukan.

The Sun memberitakan, kesimpulan dari laporan tersebut juga tampaknya sesuai dengan banyak klaim palsu yang sebelumnya dibuat oleh China selama setahun terakhir ketika berusaha mengalihkan kesalahan mereka atas penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Gelar penyelidikan di Wuhan, tim WHO gagal identifikasi asal-usul virus corona

Lantas, dari mana asal-usul virus yang telah membunuh 2,3 juta orang itu?



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×