9 Startup Digital yang PHK Massal Karyawan di Sepanjang Tahun Ini

Senin, 21 November 2022 | 11:24 WIB   Reporter: Kompas TV, kompas.com, Riset Kontan
9 Startup Digital yang PHK Massal Karyawan di Sepanjang Tahun Ini

ILUSTRASI. Sejumlah perusahaan di Indonesia menggelar Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Salah satunya Ruangguru.


7. SiCepat

Mengutip Kontan, Chief Marketing and Corporate Communication Officer PT. SiCepat Ekspres Indonesia, Wiwin Dewi Herawati menjelaskan evaluasi pengurangan karyawan memang tengah dilakukan Sicepat Express di setiap tahunnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan performa kinerja Sicepat Express di sepanjang tahun. 

Dia bilang, langkah itu sejalan dengan proses pembaharuan management human capital terkait pemberlakuan standar evaluasi kompetensi berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) di 2022.

“Jadi memang evaluasi ini kami lakukan dua kali dalam setahun atau per enam bulan sekali,” tambahnya. 

Di samping itu, pengurangan karyawan yang dilakukan beberapa waktu lalu sekitar 0,61% dari total 60.000 karyawan Sicepat Express. Adapun dari total karyawan sebanyak 60.000 karyawan, 80% diantaranya adalah tim operasional Sicepat Express. 

8. TaniHub

Awal 2022, startup Tani Hub memutuskan untuk melakukan PHK karyawan mereka. Bahkan, perusahaan ini juga menghentikan operasional dua warehouse atau pergudangan mereka yang berlokasi di Bandung dan Bali. 

Dengan adanya penutupan dua warehouse tersebut, sjeumlah karyawan terpaksa diberhentikan dari pekerjaan mereka. 

Dilansir dari Kompas.com (26/6/2022), Senior Corporate Communication Manager TaniHub Group Bhisma Adinaya mengatakan, perusahaan ingin mempertajam fokus bisnis dengan meningkatkan pertumbuhan melalui kegiatan Business to Business (B2B) seperti hotel, restoran, kafe, modern trade, hingga mitra strategis. 

Baca Juga: PHK Twitter: Elon Musk Minta Karyawan Twitter Tersisa Melapor ke Kantor Pusat

9. Zenius

Melansir Kompas.com, Zenius Perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan dan teknologi, Zenius, merupakan salah satu start-up yang memutuskan untuk melakukan PHK karyawan mereka. 
Sebanyak 25% dari total karyawan Zenius, atau sekitar 200 karyawan terkena imbas gelombang PHK tersebut. 

Dikutip dari Kompas.com (25/5/2022), pihak manajemen Zenius mengatakan bahwa tindakan PHK massal itu terjadi lantaran perusahaan sedang mengalami kondisi makro ekonomi terburuk dalam beberapa dekade terakhir. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru