kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

WHO sangat khawatir dengan Long COVID-19, ini gejala umumnya


Kamis, 05 Agustus 2021 / 23:05 WIB
WHO sangat khawatir dengan Long COVID-19, ini gejala umumnya

Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Sedikit yang diketahui tentang mengapa beberapa orang, setelah melewati fase akut, berjuang untuk pulih dan menderita gejala yang berkelanjutan, termasuk sesak napas, kelelahan ekstrem, kabut otak serta gangguan jantung dan neurologis.

Janet Diaz, Pemimpin Perawatan Klinis dalam Program Kedaruratan WHO yang memimpin upaya Long COVID-19, mengatakan, ada lebih dari 200 gejala yang dilaporkan. Termasuk nyeri dada, kesemutan, dan ruam.

Diaz bilang, beberapa pasien memiliki gejala yang berlanjut dari fase akut. Yang lain menjadi lebih baik dan kemudian kambuh, dengan kondisi yang bisa datang dan pergi. Sementara yang lain punya gejala yang baru muncul setelah sembuh dari fase akut.

Menurut Diaz, beberapa orang memiliki kondisi pasca-COVID-19 selama tiga bulan, dan yang lain hingga enam bulan.

"Kami khawatir, mungkin ada sebagian kecil yang berlangsung hingga sembilan bulan, dan lebih lama dari itu," katanya, seperti dilansir Channel News Asia.

Selanjutnya: WHO: Akan lebih banyak lagi varian lebih menular selama virus corona terus menyebar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

×