kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

WHO: Dunia harus belajar hidup dengan Covid-19


Senin, 01 Maret 2021 / 10:11 WIB
ILUSTRASI. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada akhir 2020 lalu mengatakan bahwa, pandemi Covid-19 ini bisa menjadi endemik. REUTERS/Denis Balibouse

Sumber: The Guardian | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kepala ilmuwan WHO Dr Soumya Swaminathan mengatakan vaksinasi terhadap virus tidak berarti tindakan kesehatan masyarakat seperti jarak sosial akan dapat dihentikan di masa depan.

Dia menambahkan, peran pertama dari vaksin itu adalah untuk mencegah penyakit simptomatik, penyakit parah dan kematian. Tetapi apakah vaksin juga akan mengurangi jumlah infeksi atau mencegah orang menularkan virus masih harus dilihat lagi.

Baca Juga: 5 Gejala virus corona yang parah menurut WHO, kenali!

“Saya tidak percaya kami memiliki bukti tentang vaksin mana pun akan benar-benar mencegah orang terkena infeksi dan karena virus itu dapat menularkannya,” kata Swaminathan. "Jadi saya pikir kita perlu berasumsi bahwa orang yang telah divaksinasi juga perlu melakukan tindakan pencegahan yang sama."

Selanjutnya: Awas! WHO: Long-Covid bisa memiliki dampak kesehatan dan sosial yang parah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×