kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Wabah Terburuk sejak Wuhan, Xi Jinping Minta Pembersihan Covid-19 Sesegera Mungkin


Jumat, 18 Maret 2022 / 13:53 WIB
Wabah Terburuk sejak Wuhan, Xi Jinping Minta Pembersihan Covid-19 Sesegera Mungkin
ILUSTRASI. Warga melakukan tes Covid-19 di Shanghai, China, Rabu (16/3/2022). Presiden China Xi Jinping memerintahkan tindakan pencegahan Covid-19 yang lebih efektif. cnsphoto via REUTERS.

Sumber: Channel News Asia,Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Meski begitu, melansir Channel News Asia, Shenzhen mulai melonggarkan tindakan penguncian. Kota berpenduduk 17,5 juta jiwa itu di bawah penguncian penuh sejak Minggu (13/7).

Seiring sejumlah pelonggaran, Shenzhen mengizinkan operasi pabrik dan transportasi umum di empat distrik dan zona ekonomi khusus, Pemerintah Kota Shenzhen mengatakan pada Kamis (17/3) malam.

Langkah-langkah baru di Shenzhen untuk menyeimbangkan "pencegahan dan pengendalian epidemi dengan pembangunan ekonomi dan sosial", menurut pemberitahuan dari Satgas Penanganan Covid-19 Shenzhen.

Pemberitahuan itu menambahkan, situasi epidemi Shenzhen "tetap parah, tetapi umumnya bisa  dikendalikan". Dan, kota itu telah menyelesaikan dua putaran pengujian massal Covid-19 pada penduduknya.

Sementara delapan pejabat Shenzhen telah diberhentikan sejauh ini karena dianggap lalai menangani wabah tersebut, pemberitahuan pada Jumat (18/3) di akun Weibo resmi Pemerintah Kota Shenzhen mengungkapkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

×