kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.754   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.480   17,33   0,27%
  • KOMPAS100 849   -3,70   -0,43%
  • LQ45 645   -3,88   -0,60%
  • ISSI 227   2,97   1,32%
  • IDX30 358   -2,50   -0,69%
  • IDXHIDIV20 446   -3,29   -0,73%
  • IDX80 97   -0,40   -0,41%
  • IDXV30 124   -0,24   -0,19%
  • IDXQ30 115   -0,94   -0,81%

Uni Eropa: Tidak ada bukti masker untuk cegah COVID-19 timbulkan risiko kesehatan


Selasa, 09 November 2021 / 18:55 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Menurut Komisi Eropa, saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan ada titanium dioksida dalam masker yang menimbulkan risiko kesehatan dan meminta semua orang untuk tetap menggunakan masker.

"Tidak dapat disimpulkan bahwa masker wajah FFP atau masker bedah, yang mungkin mengandung TiO2, bisa menimbulkan risiko bagi kesehatan," kata juru bicara Komisi kepada Reuters.

Keberadaan zat karsinogen pada masker telah menjadi perhatian badan kesehatan masyarakat Belgia sejak Februari lalu.

Mereka menyarankan masyarakat untuk tidak menggunakan masker yang sebelumnya didistribusikan secara gratis, setelah diketahui mengandung nanopartikel perak dan TiO2.

Komisi Eropa juga telah mengusulkan agar penggunaan TiO2 dalam makanan dilarang secepat mungkin, setidaknya pada pertengahan 2022.

Usulan ini disampaikan setelah badan keamanan pangan Uni Eropa mengatakan zat itu tidak lagi aman karena efek karsinogenik tidak dapat dikecualikan ketika tertelan.

Selanjutnya: Ribuan orang di Selandia Baru berunjuk rasa menentang aturan wajib vaksin Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×