kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tidak terdampak, miliarder China semakin kaya di masa pandemi


Kamis, 05 November 2020 / 16:30 WIB

Sumber: Forbes | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Berikutnya ada Colin Huang, bos situs e-commerce Pinduoduo, Forbes memperkirakan kekayaannya bertambah 44% menjadi US$ 30,6 miliar. Sementara pesaingnya dari JD.com, Richard Liu, juga mengalami lonjakan kekayaan sekitar tiga kali lipat dari tahuun sebelumnya menajdi US$ 20,3 miliar.

Salah satu penyebab meningkatnya kekayaan miliarder di atas adalah IPO, terutama di bidang teknologi dan kesehatan.

Selain sederet pemain teknologi di atas, ada nama Zhong Shanshan, bos perusahaan farmasi Wantai yang juga ada di urutan ketiga dalam daftar orang terkaya di China. Berkat IPO dari salah satu unit bisnis air mineralnya, Nongfu Spring, kekayaan Zhong naik hingga US$ 52 miliar.

Forbes mencatat ada setidaknya 68 pendatang baru dalam daftar orang terkaya di China tahun ini. Hal ini cukup menunjukkan betapa lancarnya bisnis para miliarder meski diterpa krisis akibat pandemi.

Selanjutnya: Pemilik resto Haidilao, Zhang Yong, masih jadi orang terkaya di Singapura

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×