kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tidak terdampak, miliarder China semakin kaya di masa pandemi


Kamis, 05 November 2020 / 16:30 WIB

Sumber: Forbes | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pandemi terbukti telah memberikan dampak ekonomi pada miliaran orang di dunia. Tapi hal ini nampaknya tidak berlaku bagi para miliarder dan orang-orang terkaya di China.

Forbes baru-baru ini melaporkan bahwa total kekayaan dari 400 orang terkaya di China melonjak menjadi US$ 2,11 triliun, dari US$ 1,29 tiriliun di tahun sebelumnya.

Kenaikan sebesar 64% yang tercatat itu disesbabkan oleh pelonggaran aturan pasar modal dan rebound ekonomi yang mmeungkinkan China unggul dari ekonomi besar dunia lainnya dalam usaha memulihkan diri dari dampak pandemi.

Baca Juga: Pertarungan sengit Jeff Bezos vs Mukesh Ambani mendominasi pasar ritel India

Hampir dua pertiga dari daftar orang terkaya di China mencatat peningkatan keuntungan dalam satu tahun terakhir. Kekayaan bersih minimun dalam daftar ini naik menjadi US$ 1,55 miliar, dibandingkan dengan US1 miliar pada tahun lalu.

Dalam pendataan terbaru, pendiri Alibaba Jack Ma masih ada di puncak daftar orang terkaya di China dengan kekayaan mencapai US$ 65,6 miliar. Kekayaannya meningkat hingga 72% tahun ini.

Tidak mau kalah dari Jack Ma, CEO Tencent Ma Huateng juga mengalami lonjakan kekayaan sekitar 53% dari tahun lalu menjadi US$ 55,2 miliar.

Baca Juga: Kehilangan US$ 6,8 miliar, Mukesh Ambani turun ke peringkat 9 orang terkaya di dunia



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×