kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tertinggi selama 4 dekade, angka bunuh diri anak di Jepang melonjak selama pandemi


Kamis, 14 Oktober 2021 / 20:35 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Sejak tahun 2009, jumlahnya selalu turun dari tahun ke tahun sebelum akhirnya naik dan memecahkan rekor selama dua tahun pandemi. Lonjakan angka bunuh diri di Jepang mulai tercatat pasca gelombang kedua Covid-19 tahun 2020.

Berdasarkan survei yang dilakukan Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong dan Institut Gerontologi Metropolitan Tokyo, tingkat bunuh diri pada periode Juli-Oktober naik 16% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Tingkat bunuh diri melonjak 37% untuk wanita, jumlahnya sekitar lima kali lipat kasus pria. Studi menduga banyak wanita yang kehilangan pekerjaan mulai merasakan beban berat sebagai ibu rumahtangga. Kekerasan dalam rumahtangga juga disebut jadi faktornya.

Studi yang mengacu pada data Kementerian Kesehatan Jepang dari November 2016 hingga Oktober 2020 tersebut juga menemukan angka bunuh diri anak melonjak 49% pada gelombang kedua pandemi. Lonjakan ini terjadi pasca penutupan sekolah secara nasional.

Selanjutnya: Angka bunuh diri di Jepang meningkat selama Oktober, tertinggi sejak 2015

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×