kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Tanpa AS, China bakal keruk keuntungan dari blok perdagangan baru di Asia?


Minggu, 15 November 2020 / 19:00 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

"RCEP akan membantu mengurangi atau menghapus tarif pada produk industri dan pertanian dan menetapkan aturan untuk transmisi data,” kata Luong Hoang Thai, kepala Departemen Kebijakan Perdagangan Multilateral di Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam.

Bagi China kelompok bari ini adalah rejeki nomplok yang sebagian besar dihasilkan dari mundurnya Trump dari TPP. Sementara India menarik diri dari pembicaraan RCEP pada November tahun lalu, tetapi para pemimpin ASEAN mengatakan pintu mereka akan tetap terbuka untuk India bila ingin bergabung.

Baca Juga: Ahn Mu, kapal selam 3.000 ton Korea Selatan yang dipersenjatai rudal balistik

Para analis menilai, meskipun berada di luar RCEP dan berada dalam pemerintahan yang mendorong TPP, Presiden AS terpilih Joe Biden kemungkinan tidak akan bergabung kembali dengan TPP dalam waktu dekat.

Pasalnya pemerintah Biden harus memprioritaskan penanganan wabah COVID-19 di negaranya sendiri. “Saya tidak yakin akan ada banyak fokus pada perdagangan secara umum, termasuk upaya untuk bergabung kembali dengan TPP,"  kata Charles Freeman, Wakil Presiden Kamar Dagang AS untuk Asia.

Selanjutnya: Trump melewatkan KTT ASEAN untuk ketiga kali, walau jadi pusat visi AS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×