kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.050   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.693   -146,33   -2,51%
  • KOMPAS100 754   -18,04   -2,34%
  • LQ45 568   -12,60   -2,17%
  • ISSI 199   -4,32   -2,12%
  • IDX30 321   -7,11   -2,16%
  • IDXHIDIV20 397   -9,47   -2,33%
  • IDX80 85   -1,96   -2,24%
  • IDXV30 108   -3,54   -3,18%
  • IDXQ30 104   -2,10   -1,98%

Taiwan Akan Dapat Rudal Patriot dari AS, China Umbar Ancaman


Kamis, 10 Februari 2022 / 06:30 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

China telah memberlakukan sanksi terhadap Lockheed Martin dan perusahaan AS lainnya di masa lalu karena menjual senjata ke Taiwan, meskipun tidak jelas bentuk hukuman apa yang diambil.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan keputusan untuk mendapatkan rudal Patriot yang lebih baru dibuat selama pertemuan 2019 dengan pejabat AS di pemerintahan Presiden Donald Trump. 

Kementerian mengatakan kesepakatan itu diharapkan berlaku dalam waktu satu bulan.

Baca Juga: Taiwan: Kemitraan dengan Rusia Tunjukkan Wajah Jahat dari Agresi China

Pulau yang diperintah secara demokratis itu telah mengeluhkan misi berulang-ulang oleh angkatan udara China di zona pertahanan udaranya, bagian dari apa yang dilihat Washington sebagai upaya Beijing untuk menekan Taipei agar menerima kedaulatannya.

Amerika Serikat, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan resmi dengan Taiwan, tetapi Washington adalah pendukung terbesarnya dan terikat oleh hukum untuk menyediakan sarana untuk membela diri.

Para pejabat AS telah mendorong Taiwan untuk memodernisasi militernya sehingga dapat menjadi "landak", yang sulit diserang China.

Duta Besar China untuk Amerika Serikat bulan lalu mengatakan bahwa kedua negara adidaya itu bisa berakhir dalam konflik militer jika Washington mendorong kemerdekaan Taiwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×