kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Sistem medis Tokyo naik ke level merah, pasien corona di rumahsakit membeludak


Kamis, 17 Desember 2020 / 23:30 WIB

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Tekanan pada sistem medis Tokyo dari pandemi virus corona baru sangat parah, mengerek tingkat kewaspadaan ke level tertinggi dari empat tahap karena tempat tidur rumahsakit penuh oleh pasien Covid-19.

Masataka Inokuchi, Wakil Ketua Asosiasi Medis Tokyo, bilang, menjadi sulit untuk menyeimbangkan perawatan pasien Covid-19 dengan pasien biasa karena semua tempat tidur rumahsakit terisi. 

Kondisi tersebut memberikan peringatan "merah" untuk kesiapan medis di Ibu Kota Jepang untuk pertama kalinya.

"Penyedia layanan medis telah menghabiskan semua sumber daya cadangan," kata Inokuchi dalam pertemuan komite pemantau virus corona yang dihadiri Gubernur Tokyo Yuriko Koike, Kamis (17/12), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: PM Jepang tuai kecaman, hadiri jamuan makan malam di tengah lonjakan kasus corona

"Mengurangi jumlah pasien (Covid-19) akan menjadi satu-satunya cara untuk keluar (dari situasi tersebut)," ujar dia.

Pemerintah Tokyo mengatakan, jumlah kasus baru virus corona mencapai 822 pada Kamis (17/12), melampaui rekor sebelumnya sebanyak 678 kasus di Rabu (16/12).

Sebulan yang lalu, Tokyo meningkatkan kewaspadaan virus corona untuk infeksi baru, yang merupakan kategori terpisah, ke level tertinggi.

Selanjutnya: Cemas lonjakan kasus corona, sebagian warga Jepang minta Olimpiade Tokyo dibatalkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×