kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Sedihnya, gadis kecil usia 7 tahun ditembak militer Myanmar


Kamis, 25 Maret 2021 / 11:27 WIB

Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kakak perempuan Khin Myo Chit mengatakan kepada BBC, polisi telah menggeledah semua rumah di lingkungan mereka di Mandalay pada Selasa sore, ketika mereka akhirnya memasuki rumah mereka untuk mencari senjata dan melakukan penangkapan.

"Mereka menendang pintu untuk membukanya," kata May Thu Sumaya, 25 tahun. "Ketika pintunya terbuka, mereka bertanya kepada ayah saya apakah ada orang lain di rumah itu."

Dia bercerita, ketika sang ayah mengatakan tidak, mereka menuduhnya berbohong dan mulai menggeledah rumah.

Baca Juga: Banyak pelanggaran HAM, kudeta Myanmar bisa jatuh dalam perang saudara terbesar

Saat itulah Khin Myo Chit berlari ke arah ayah mereka untuk duduk di pangkuannya. "Kemudian mereka menembak dan memukulnya," kata May Thu Sumaya.

Dalam wawancara terpisah dengan outlet media komunitas Myanmar Muslim Media, ayah mereka U Maung Ko Hashin Bai menjelaskan kata-kata terakhir anaknya. "Dia berkata, 'Aku tidak bisa, Ayah, ini terlalu menyakitkan'."

Baca Juga: Protes di Myanmar makin mencekam, warga cari cara sendiri lindungi diri

Dia mengatakan sang adik meninggal hanya setengah jam sejak ditembak kemudian ketika dia dilarikan dengan mobil untuk mencari perawatan medis. Polisi juga memukuli dan menangkap putranya yang berusia 19 tahun.

Pihak militer Myanmar belum berkomentar tentang kematian tersebut.



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×