kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.561   32,00   0,18%
  • IDX 6.598   -79,92   -1,20%
  • KOMPAS100 868   -9,16   -1,04%
  • LQ45 656   -7,82   -1,18%
  • ISSI 231   -3,06   -1,31%
  • IDX30 365   -4,60   -1,24%
  • IDXHIDIV20 453   -4,05   -0,89%
  • IDX80 99   -0,98   -0,98%
  • IDXV30 126   -0,78   -0,61%
  • IDXQ30 117   -1,36   -1,15%

Relawan di Brasil meninggal dunia, PB IDI: Belum tentu karena vaksin


Kamis, 12 November 2020 / 12:12 WIB

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Sebagai catatan, uji klinis tiga pada sekitar seribuan sampai dua ribuan relawan, belum cukup untuk menentukan vaksin itu aman dan efektif," tegasnya.

Sebelumnya, Badan Pengasawan Kesehatan Nasional Brazil (Anvisa) menghentikan uji klinis kandidat vaksin Covid-19 CoronaVac karena alasan "kejadian buruk dan serius".

Baca Juga: IDI minta vaksinasi corona dipersiapkan dengan baik dan hati-hati

Informasi ini disampaikan melalui pernyataan yang diunggah dalam laman resminya, Senin (9/11/2020) malam.

Mengutip AP, Selasa (10/11/2020), vaksin potensial ini dikembangkan perusahaan biofarmasi asal China, Sinovac.

Di Brasil, sebagian besar produksi vaksin tersebut akan dilakukan oleh Butantan Institute.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Brasil Hentikan Uji Klinis Vaksin Sinovac, Ini Tanggapan PB IDI "
Penulis : Dian Erika Nugraheny
Editor : Dani Prabowo

Selanjutnya: Bio Farma memastikan harga vaksin Covid-19 sekitar Rp 200.000 per dosis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×