kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Punya kepemilikan saham 58% di GoTo, ini respons Gojek


Kamis, 03 Juni 2021 / 00:20 WIB

Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Usai beberapa waktu menanti, akhirnya dua perusahaan digital raksasa Indonesia yaitu Gojek dan Tokopedia merger sehingga melahirkan GoTo. Dikutip Nikkei Asia Review, Gojek akan memiliki 58% saham GoTo, sedangkan 42% saham yang tersisa dimiliki Tokopedia.

Jika diurai lebih lanjut, SoftBank Group selaku raksasa telekomunikasi dan investasi asal Jepang memiliki saham di GoTo dengan porsi mencapai 15,3%. SoftBank sendiri merupakan investor mayoritas di Tokopedia.

Begitu pula dengan Alibaba Group selaku perusahaan e-commerce China yang memiliki 12,6% saham GoTo. Alibaba juga bertindak sebagai salah satu investor Tokopedia.

Pihak Gojek tidak menanggapi secara rinci alasan di balik besaran kepemilikan sahamnya di GoTo maupun pengaruhnya terhadap peran mereka di perusahaan hasil merger tersebut.

Baca Juga: Begini tanggapan pengamat terkait kepemilikan saham GoTo

Yang terang, aksi merger dengan pembentukan GoTo merupakan pencapaian penting yang telah dilakukan oleh Gojek. Apalagi, setelah merger, GoTo dikabarkan akan melantai di bursa saham Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

“Oleh karena itu, prioritas utama kami adalah memastikan kelancaran dan optimalisasi integrasi untuk dapat menjadi platform terbaik bagi jutaan konsumen, mitra usaha, dan mitra lainnya di ekosistem kami,” ungkap Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita, Rabu (2/6).

Ia pun menyebut, IPO menjadi salah satu tujuan GoTo demi mendapat mendukung pertumbuhan perusahaan ke tahap selanjutnya. Alhasil, kombinasi bisnis antara Gojek dan Tokopedia akan mempercepat rencana IPO tersebut.

Belum ada keterangan lebih lanjut terkait kepastian kapan IPO GoTo akan benar-benar dilaksanakan. Nila bilang, pihaknya akan menyampaikan perkembangan rencana tersebut di saat waktu yang tepat.

Baca Juga: Penyegaran manajemen bisa mempercepat rencana transformasi di Telkomsel



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×