kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.885   30,00   0,17%
  • IDX 6.314   -71,16   -1,11%
  • KOMPAS100 826   -8,54   -1,02%
  • LQ45 630   -4,60   -0,73%
  • ISSI 218   -3,94   -1,77%
  • IDX30 350   -3,16   -0,90%
  • IDXHIDIV20 436   -3,40   -0,77%
  • IDX80 94   -0,93   -0,97%
  • IDXV30 119   -1,22   -1,01%
  • IDXQ30 113   -0,96   -0,85%

Presiden AS Joe Biden yakin China bakal berkongsi dengan Taliban


Rabu, 08 September 2021 / 19:05 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Sayangnya, kesepakatan mengenai pertemuan khusus tersebut masih belum bisa dicapai, menunjukkan bahwa ada perbedaan pendapat antara China dan Rusia dengan G20 secara umum.

Tanda-tanda mendekatnya China ke Taliban juga telah ditunjukkan langsung oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

Saat berbincang dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melalui panggilan telepon pada 29 Agustus lalu, Wang mengatakan, komunitas internasional harus terlibat dengan Taliban dan membimbing mereka secara positif.

Seperti banyak negara lain, China juga masih belum secara resmi mengakui Taliban sebagai penguasa baru Afghanistan. Tapi, pada Juli lalu, Wang menjamu Pemimpin Taliban Mullah Baradar secara hangat.

Pada kesempatan tersebut, Wang menegaskan, dunia harus membimbing dan mendukung Afghanistan menuju transisi pemerintahan yang baru, bukan justru memberi tekanan. 

Selanjutnya: Menlu China berharap dunia bisa membimbing Taliban secara positif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×