kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Populasi Jepang Menurun di Seluruh Prefektur untuk Pertama Kalinya


Kamis, 27 Juli 2023 / 05:00 WIB

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

Di antara kebijakan tersebut adalah memperluas bantuan uang tunai kepada keluarga yang memiliki anak, terlepas dari pendapatan orang tua.

Para ahli memperingatkan bahwa paket kebijakan tersebut gagal mengatasi akar penyebab penurunan angka kelahiran, seperti kurangnya prospek pekerjaan yang stabil.

Sementara jumlah penduduk asing yang terdaftar naik sekitar 300.000 menjadi hampir 3 juta, itu tidak cukup untuk menutupi kekurangan warga negara Jepang. Total populasi keseluruhan tercatat menurun 0,4%.

Baca Juga: Jepang Tak Berencana Gunakan Pendapatan Pajak untuk Danai Bantuan Perawatan Anak

"Jika situasinya tetap sama, Jepang akan jatuh ke dalam lingkaran setan penyusutan ekonomi jangka panjang. Dalam jangka pendek, masalahnya adalah kekurangan tenaga kerja. Jepang harus menaikkan upah pekerja asing agar mereka terdorong datang ke sini meski yen lemah,” kata Hideo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×