kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

PLTU Pelabuhan Ratu, Bukit Asam (PTBA) Berpotensi Pegang Mayoritas Kepemilikan


Rabu, 19 Oktober 2022 / 07:00 WIB

Reporter: Dimas Andi | Editor: Yudho Winarto

Direktur Transmisi dan Sistem PLN Evy Haryadi menambahkan, sampai tahun 2040 nanti setidaknya ada sekitar 6,7 GW kapasitas PLTU yang akan dipensiunkan. Dari situ, sebanyak 3,2 GW di antaranya bersifat natural retirement, sedangkan sisanya sebanyak 3,5 GW adalah early retirement atau pensiun dini.

Baca Juga: PLN Tawarkan Investasi Pengembangan 2 Proyek PLTS Terapung

Ia juga menyebut, selain PLTU Pelabuhan Ratu, PLN juga berencana memensiunkan lebih cepat PLTU Pacitan. “Untuk PLTU di Pacitan masih dalam proses pencarian investor, termasuk investor internasional,” kata dia ketika ditemui Kontan dalam acara yang sama, hari ini.

Evy bilang, Kebutuhan dana untuk memensiunkan kedua PLTU tersebut mencapai kisaran US$ 1,6 miliar, di mana khusus PLTU Pelabuhan Ratu butuh dana sebesar US$ 800 juta.

Ia juga menjelaskan, dengan adanya kondisi oversupply listrik yang dialami PLN, maka tidak memungkinkan bagi PLN untuk memasukan berbagai pembangkit termasuk yang berbasis energi terbarukan ke dalam sistemnya. Untuk itu, harus ada yang dikorban. Makanya, program pensiun dini PLTU ditempuh oleh PLN bersama pemerintah.

Jika tidak ada program pensiun dini PLTU, maka Indonesia masih harus menunggu sampai tahun 2056 untuk mematikan PLTU secara natural ketika kontrak pembangkit tersebut berakhir.

“PLTU terakhir yang masuk ke sistem PLN adalah PLTU Suralaya 9-10 pada tahun 2026. Kalau natural retirement, maka baru bisa berhenti beroperasi di 2056 karena rata-rata kontrak dengan IPP itu 30 tahun,” pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×