kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.795   -33,00   -0,20%
  • IDX 8.111   78,76   0,98%
  • KOMPAS100 1.144   12,52   1,11%
  • LQ45 828   7,21   0,88%
  • ISSI 287   3,69   1,30%
  • IDX30 431   4,56   1,07%
  • IDXHIDIV20 516   3,58   0,70%
  • IDX80 128   1,36   1,07%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,94   0,67%

Penurunan Jumlah Dapen Diramal Berlanjut, Ini Penyebabnya


Jumat, 07 Januari 2022 / 08:25 WIB
Penurunan Jumlah Dapen Diramal Berlanjut, Ini Penyebabnya

Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Dari sisi pemain, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) Yuddy Renaldi melihat DPLK  masih memiliki tantangan akibat ketidakpastian baik di pasar uang maupun pasar modal. Ia menilai kondisi pandemi sekarang masih perlu dimitigasi dengan diversifikasi investasi.

“Itu yang akan dilakukan di tahun 2022 ini, melalui diversifikasi investasi baik melalui obligasi korporasi maupun reksadana saham dan campuran,” ujar Yuddy.

Saat ini, dana kelolaan investasi milik DPLK BJB sebesar Rp 903 miliar. Tanpa menyebut persentase pastinya, Yuddy bilang sebagian besar ditempatkan pada instrumen pasar uang.

“Di tahun 2022 ini kami memproyeksikan pertumbuhan bisnis DPLK di level 15-16%, seiring dengan kembali pulihnya minat investasi masyarakat dari dampak pandemi,” pungkas Yuddy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×