kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penggunaan platform healthtech melonjak hingga empat kali lipat di tengah pandemi


Kamis, 08 Juli 2021 / 11:15 WIB

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tendi Mahadi

"Istilahnya sebagai suplemen ketika faskes sangat sulit dijangkau oleh masyarakat. Namun tetap kita dorong pemerintah memperbanyak faskes. Sehingga healthtech menjadi suplemen yang bisa membuat sistem kesehatan nasional lebih baik," sambung Huda.

Sementara itu, Taufiq Nur memberikan catatan mengenai prospek pengembangan healthtech ke depan. Pertama, kolaborasi platform healthtech dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain akan menjadi kunci sehingga nantinya bisa menyajikan seamless customer experience. "Siapa yang lebih agile, itu yang akan memenangkan pasar healthcare ke depan," sebut Taufiq.

Kedua, faktor trust dan reputation akan sangat menentukan. Aspek kebenaran informasi mesti menjadi perhatian serius, karena kegagalan dalam menyampaikan informasi dapat merusak reputasi. Artinya, perlu ada mekanisme quality control dalam kualitas konsultasi yang diberikan setiap platform.

Ketiga adalah dukungan regulasi. "Saat ini momentum yang tepat untuk mendorong Kemenkes agar menyiapkan regulasi yang mendukung sektor healthtech ke depan di Indonesia," pungkas Taufiq.

Selanjutnya: Perluas Ekosistem, Bank Aladin berkolaborasi dengan Alfamart dan Halodoc

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×