kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.809   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.323   45,98   0,73%
  • KOMPAS100 827   5,32   0,65%
  • LQ45 630   4,43   0,71%
  • ISSI 218   1,52   0,70%
  • IDX30 349   2,16   0,62%
  • IDXHIDIV20 434   0,70   0,16%
  • IDX80 94   0,62   0,66%
  • IDXV30 119   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 112   0,28   0,25%

Penggunaan platform healthtech melonjak hingga empat kali lipat di tengah pandemi


Kamis, 08 Juli 2021 / 11:15 WIB

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tendi Mahadi

"Istilahnya sebagai suplemen ketika faskes sangat sulit dijangkau oleh masyarakat. Namun tetap kita dorong pemerintah memperbanyak faskes. Sehingga healthtech menjadi suplemen yang bisa membuat sistem kesehatan nasional lebih baik," sambung Huda.

Sementara itu, Taufiq Nur memberikan catatan mengenai prospek pengembangan healthtech ke depan. Pertama, kolaborasi platform healthtech dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain akan menjadi kunci sehingga nantinya bisa menyajikan seamless customer experience. "Siapa yang lebih agile, itu yang akan memenangkan pasar healthcare ke depan," sebut Taufiq.

Kedua, faktor trust dan reputation akan sangat menentukan. Aspek kebenaran informasi mesti menjadi perhatian serius, karena kegagalan dalam menyampaikan informasi dapat merusak reputasi. Artinya, perlu ada mekanisme quality control dalam kualitas konsultasi yang diberikan setiap platform.

Ketiga adalah dukungan regulasi. "Saat ini momentum yang tepat untuk mendorong Kemenkes agar menyiapkan regulasi yang mendukung sektor healthtech ke depan di Indonesia," pungkas Taufiq.

Selanjutnya: Perluas Ekosistem, Bank Aladin berkolaborasi dengan Alfamart dan Halodoc

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×