kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Pengawal Putin Gelar Latihan Taktis di Moskow, Upaya Hadapi Kemungkinan Kudeta?


Selasa, 22 November 2022 / 11:13 WIB
ILUSTRASI. Dokumen rahasia yang bocor menunjukkan, pengawal pribadi Putin sedang bersiap untuk melindunginya dari kudeta. Sputnik/Pavel Bednyakov/Pool via REUTERS 

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

“Beberapa dari mereka adalah konsultan kepala pengawal pribadi Yeltsin, Alexander Korzhakov, lalu Yevgeny Murov, dan sekarang mereka memberikan prediksi dan saran kepada pimpinan FSO saat ini,” tulis Insider.

Menurut laporan media pada akhir Oktober, Putin memindahkan unit elit militer Rusia ke Moskow di tengah kekhawatiran bahwa ia akan disingkirkan dari kekuasaan.

Kekuatan total unit yang bergerak untuk melindungi Putin kemungkinan mencapai 18.000 tentara. Mereka dikatakan berada di bawah komando Mayor Jenderal Nikolai Kuznetsov, kata orang dalam itu.

Melansir Reuters, berkuasa sejak 1999, Putin telah melewati banyak krisis dan perang domestik, dan lebih dari sekali menghadapi aksi protes jalanan besar sebelum secara efektif melarang oposisi nyata. 

Baca Juga: Vladimir Putin Tak Hadiri KTT G20 Bali karena Takut Dibunuh dan Dipermalukan

"Operasi militer khusus" di Ukraina yang dilakukan sejak 24 Februari, bagaimanapun, telah menciptakan kebuntuan Timur-Barat yang paling tegang sejak krisis rudal Kuba 1962 dan memicu sanksi Barat yang paling keras terhadap Rusia. 

Pasukannya telah mengalami kemunduran yang memalukan serta kerugian besar, dan ratusan ribu orang Rusia telah melarikan diri ke luar negeri untuk menghindari pertempuran. 

Putin juga terlibat dalam perang nuklir yang oleh beberapa orang ditafsirkan sebagai tanda keputusasaan. Beberapa sekutu menuduh para panglima militer salah menerapkan kebijakan dalam menangani perang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×