kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pembiayaan sindikasi masih sepi, begini strategi perbankan syariah


Sabtu, 26 Juni 2021 / 07:15 WIB

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Adapun Direktur BCA Syariah Rickyadi Widjaja menyatakan hingga saat ini belum menerima undangan penyaluran pembiayaan sindikasi. Maklum, pembiayaan Sindikasi biasanya dipimpin oleh Bank BUKU III, sedangkan BCA Syariah saat ini masih berstatus BUKU II. 

“Kita lihat pada semester II, lebih lambat, belum ada undangan konsorsium, biasanya yang pimpin itu BSI ataupun CIMB Niaga Syariah. Pada semester I-2021 pun itu tidak sebanyak tahun lalu. Kami juga terkadang ikut induk yakni BCA kalau diajak,” paparnya kepada Kontan.

Ia mengakui beberapa waktu lalu ada rencana pembiayaan sindikasi ke sektor transportasi udara. Namun rencana itu terhenti lantaran industri penerbangan masih belum pulih. 

“Pembiayaan sindikasi yang eksisting saat ini ada pada dua proyek yakni kelistrikan dan jalan tol, nilainya sekitar Rp 400 miliar,” paparnya. 

Ricky mengaku perbankan juga tengah mencermati potensi adanya restrukturisasi kredit-kredit sindikasi terdampak pandemi. Kendati demikian, Ia melihat prospek pembiayaan sindikasi untuk sektor infrastruktur masih cukup menarik seiring mendukung program pemerintah. 

Selanjutnya: Tambah fitur Biometrik, BSI targetkan 1 juta pembukaan rekening secara digital

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×