kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.217   -48,84   -0,59%
  • KOMPAS100 1.159   -9,43   -0,81%
  • LQ45 830   -9,10   -1,08%
  • ISSI 294   -1,42   -0,48%
  • IDX30 432   -3,74   -0,86%
  • IDXHIDIV20 516   -5,62   -1,08%
  • IDX80 129   -1,17   -0,89%
  • IDXV30 142   -0,76   -0,53%
  • IDXQ30 139   -1,87   -1,33%

Pembeli Rumah Jabodetabek: Segmen Ini Paling Cuan di 2025


Jumat, 13 Februari 2026 / 03:50 WIB
Pembeli Rumah Jabodetabek: Segmen Ini Paling Cuan di 2025
ILUSTRASI. Membeli rumah di Jabodetabek kini makin mudah. Segmen harga Rp 600 juta-Rp 1,3 miliar jadi primadona. (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)

Reporter: Vina Elvira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pasar properti residensial, khususnya rumah tapak di kawasan Jabodetabek, menunjukkan kinerja stabil pada semester II-2025. Stabilitas ini tercermin dari tingkat penjualan yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi dan sikap hati-hati konsumen.

Senior Director of Strategic Consulting JLL Indonesia, Milda Abidin, menjelaskan bahwa penjualan rumah tapak masih sejalan dengan suplai baru yang masuk ke pasar. Artinya, sebagian besar unit yang diluncurkan mampu terserap dalam periode yang sama.

“Kalau melihat data semester II-2025, suplai dan demand relatif seimbang. Tidak ada lonjakan agresif, tetapi juga tidak terjadi penumpukan stok yang mengkhawatirkan. Ini yang membuat kinerja rumah tapak terlihat stabil,” ujar Milda dalam media briefing, Kamis (12/2/2026).

Tingkat Penjualan Capai 88%

Berdasarkan data JLL Indonesia, rata-rata tingkat penjualan rumah tapak sepanjang 2025 mencapai 88%. Artinya, dari seluruh unit yang dipasarkan, sebanyak 88% berhasil terjual.

Capaian ini menunjukkan pasar tetap resilien, meskipun daya beli masyarakat masih selektif.

Baca Juga: Laba Bank Besar 2025 Masih Tumbuh, BCA Cetak Tertinggi Rp 57,5 Triliun

Segmen Rp 600 Juta–Rp 1,3 Miliar Paling Laris

Jika dirinci berdasarkan segmen harga pada semester II-2025:

- Rp 600 juta–Rp 1,3 miliar: 47% dari total unit terjual
- Di bawah Rp 600 juta: 27%
- Rp 1,3 miliar–Rp 2 miliar: 12%
- Di atas Rp 3 miliar: sekitar 5%

Segmen harga Rp 600 juta–Rp 1,3 miliar menjadi kontributor terbesar penjualan. Permintaan pada segmen ini terutama kuat di lokasi dengan akses infrastruktur memadai, seperti dekat jalan tol, stasiun KRL, maupun rencana pengembangan LRT.

“Segmen middle-up cenderung lebih tahan terhadap gejolak. Pembelinya memang lebih selektif, tetapi ketika produknya tepat dari sisi lokasi, konsep, dan harga, keputusan pembeliannya relatif lebih cepat,” jelas Milda.

Baca Juga: Pelita Air Bikin Kejutan: Diskon Tiket 21% untuk Semua Rute!

Mayoritas End-User, Bukan Investor

Pembeli di segmen middle-up umumnya merupakan end-user yang membeli untuk ditinggali, bukan semata-mata investasi. Karena itu, faktor lingkungan, kualitas bangunan, reputasi pengembang, serta fasilitas kawasan menjadi pertimbangan utama.

Sementara itu, segmen menengah dan menengah bawah tetap bergerak, didorong oleh faktor keterjangkauan harga dan dukungan pembiayaan. Namun dari sisi nilai transaksi, segmen middle-up masih mendominasi.

Pengembang Masih Agresif Luncurkan Proyek

JLL Indonesia mencatat minat pengembang untuk meluncurkan proyek baru masih cukup tinggi. Salah satu indikasinya adalah peluncuran township baru seluas 150 hektare di Bogor hasil kolaborasi pengembang lokal dan mitra Jepang.

Tonton: Pesawat Smart Air Ditembak OTK di Bandara Korowai Papua Selatan, Pilot dan Co-pilot Tewas

Untuk menjaga daya beli konsumen, pengembang juga semakin agresif menawarkan skema pembayaran fleksibel, mulai dari cicilan bertahap, tenor diperpanjang, hingga kerja sama dengan sejumlah bank guna mempermudah akses KPR.

Dengan suplai dan permintaan yang relatif seimbang serta strategi pemasaran yang adaptif, pasar rumah tapak Jabodetabek diperkirakan tetap bergerak stabil dalam jangka pendek.

Selanjutnya: Cara Cek BPJS PBI Sudah Diaktifkan Lagi Atau Belum, Siapkan NIK KTP

Menarik Dibaca: Promo JSM Superindo 13-15 Februari 2026, Jeruk Mandarin-Stroberi Korea Diskon s/d 40%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

×