kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Mutasi virus corona, apa beda dengan virus sebelumnya?


Senin, 21 Desember 2020 / 12:45 WIB

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - London. Mutasi Virus corona terjadi di Inggris dan menghasilkan strain atau varian baru. Virus corona hasil mutasi tersebut diperkirakan lebih menular. Apa beda mutasi virus corona dengan varia baru virus corona?

Pada Sabtu lalu Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan rencana untuk kembali memberlakukan pembatasan di beberapa wilayah negara, akibat pandemi Covid-19. Hal ini menyusul penemuan strain atau varian baru virus corona di Inggris.

Pembatasan tersebut dimaksudkan untuk mengendalikan penyebaran virus. Pasalnya, strain virus baru ini dapat menyebar lebih cepat daripada strain virus sebelumnya, yang saat ini masih belum sepenuhnya teratasi.

"Kami harus bertindak sekarang. Ketika virus mengubah metode serangannya, kami harus mengubah metode pertahanan,” kata Johnson seperti dikutip CNBC.

Baca juga: Tips merawat bayi di tengah pandemi, agar tidak terinfeksi virus corona

Pada Senin minggu lalu, Pemerintah Inggris mengumumkan penemuan jenis baru virus corona terkait peningkatan kasus di wilayah selatan dan timur. Menurut pernyataan dari Public Health England, lebih dari 1.100 kasus Covid-19 dengan strain baru telah diidentifikasi.

Selain itu, selama seminggu kemarin Inggris melaporkan 24.061 kasus Covid-19 baru. Analisis dari John Hopkins University menyebut, berdasarkan rata-rata mingguan, jumlah tersebut mengalami peningkatan lebih dari 40 persen dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

"Ini adalah data awal dan akan ditinjau. Tapi kami harus bertindak karena sekarang virus menyebar dengan sangat cepat,” kata Johnson.

Strain virus corona baru diperkirakan dapat menular 70 persen lebih mudah daripada strain virus corona asli. Hal ini dapat memicu penyebaran infeksi Covid-19 secara cepat. Johnson mengimbau penduduk Inggris menahan diri untuk bepergian dan tetap di rumah guna mencegah strain virus corona baru menyebar ke seluruh negeri dan luar negeri.



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×