kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mencermati efek pelonggaran PPKM pada pertumbuhan ekonomi Indonesia


Selasa, 02 November 2021 / 06:00 WIB

Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Noverius Laoli

Ke depan, dia memperkirakan, dengan PPKM yang sudah dilonggarkan, dan aktivitas masyarakat telah kembali normal, maka akan membuat beragam sektor diuntungkan dari hal tersebut.

Menurutnya ini terlihat dari beberapa indikator yang mulai menunjukkan peningkatan, seperti PMI manufacturing dan juga penjualan ritel. Akan tetapi, menurutnya apabila pemerintah kembali menjalankan kebijakan restriksi ketat mobilitas masyarakat, maka dampak yang lebih besar akan terjadi pada sektor perdagangan. 

Menjelang musim natal dan tahun baru (nataru) juga, Yusuf memperkirakan jika tren kasus Covid-19 landai bisa bertahan atau terus berkurang, maka akan menjadi momen terjadinya pertumbuhan di beberapa sektor, seperti perdagangan, transportasi hingga akomodasi makan dan minum. 

“Tentu ada risiko ditengah potensi kenaikan mobilitas di momen nataru nanti, sehingga kebijakan pengawasan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokoler kesehatan dan pengawasan dari otoritas terkait akan menjadi sangat menentukan di moment nataru nanti,” pungkasnya.

Selanjutnya: UPDATE Corona Indonesia, 1 November: Tambah 403 kasus baru, prokes jangan kendor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×