kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

KSSK Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Berada di Level 4,5%-5,3%


Selasa, 09 Mei 2023 / 06:05 WIB

Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan, pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini masih tetap kuat, yakni akan bias ke atas atau masih dalam kisaran 4,5% hingga 5,3% year on year (YoY).

Hal tersebut Disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berdasarkan hasil rapat koordinasi KSSK pada, Senin (8/5) yang terdiri dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sri Mulyani mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2023 tetap kuat yakni pada kuartal I sebesar 5,03%. Pertumbuhan ini  sedikit meningkat jika dibandingkan dengan kuartal   sebelumnya, yakni 5,01% pada kuartal IV 2022.

Tetap kuatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia ini didorong oleh  kinerja ekspor yang tetap tumbuh tinggi, sektor swasta yang baik, pemerintahan yang positif, dan investasi non bangunan yang tetap baik.

Baca Juga: KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia Masih Terjaga

“Ke depan bahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap kuat didukung oleh konsumsi swasta yang diperkirakan akan makin baik seiring dengan meningkatnya mobilitas, keyakinan konsumen, dan menguatnya daya beli, sehingga dampak dari penurunan inflasi yang terjadi di Indonesia.,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, Senin (8/5).  

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depannya juga diperkirakan akan didukung oleh investasi di sektor non bangunan yang kuat, sejalan dengan perbaikan konsumsi domestik dan dan dampak dari kebijakan hilirisasi.

Adapun kinerja ekspor yang masih tetap kuat didorong oleh ekspor minyak dan gas (migas) yang tinggi dengan negara tujuan ekspor ke China, Amerika Serikat dan juga Jepang.

“Dengan perkembangan tersebut pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023 ini diperkirakan akan bias ke atas, masih dalam kisaran 4,5% hingga 5,3%,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

×