kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Korea Utara: Sasaran kami bukanlah tentara Korea Selatan tetapi AS


Senin, 31 Mei 2021 / 19:35 WIB

Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: S.S. Kurniawan

Lalu, membatalkan batas berat hulu ledak dan mencabut larangan penggunaan bahan bakar padat untuk meluncurkan pesawat ruang angkasa. 

Sekarang, semua pembatasan itu telah dicabut, Korea Selatan bisa mengembangkan dan memiliki semua jenis rudal, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM) dan rudal balistik yang diluncurkan kapal selam canggih (SLBM).

KCNA mengkritik pencabutan pedoman rudal, khususnya, untuk "secara sah merealisasikan penyebaran rudal jarak menengah". 

"Ini adalah kesalahan serius untuk menekan DPRK dengan menciptakan ketidakseimbangan asimetris di dalam dan sekitar Semenanjung Korea karena ini dapat menyebabkan situasi akut dan tidak stabil di Semenanjung Korea yang sekarang secara teknis sedang berperang," kata KCNA.

"Sasaran DPRK bukanlah tentara ROK tetapi AS," tambahnya, menggunakan singkatan nama resmi Korea Selatan, Republik Korea. 

"Kami akan melawan AS dengan prinsip kekuatan untuk kekuatan dan niat baik dalam kebaikan. Ketegangan yang meningkat di Semenanjung Korea akan menyebabkan ketidakstabilan kekuatan yang mengancam DPRK," tegas KCNA. 

Selanjutnya: Adik Kim Jong Un: Manuver oleh kotoran manusia di Korea Selatan provokasi serius

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×