kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.982   -31,00   -0,17%
  • IDX 5.879   134,60   2,34%
  • KOMPAS100 766   21,70   2,92%
  • LQ45 583   17,09   3,02%
  • ISSI 204   4,23   2,12%
  • IDX30 330   9,21   2,87%
  • IDXHIDIV20 407   11,99   3,04%
  • IDX80 87   2,43   2,88%
  • IDXV30 110   2,59   2,41%
  • IDXQ30 106   3,29   3,19%

Kenapa harus tetap pakai masker pasca vaksinasi corona?


Kamis, 21 Januari 2021 / 03:25 WIB

Penulis: Virdita Ratriani

Namun, tidak jelas berapa banyak kumpulan antibodi yang dapat dimobilisasi, atau seberapa cepat yang bisa mencapai hidung. 

Jika jawabannya tidak banyak, maka virus bisa bermunculan di hidung dan saat seseorang yang terinfeksi bersin atau menghembuskan napas maka dapat menularkan virus ke orang lain.  

Inilah alasan vaksin mukosa, seperti semprotan hidung atau vaksin polio oral, lebih baik daripada suntikan intramuskular dalam menangkis virus yang menginfeksi lewat pernapasan. 

Selanjutnya: Kasus Covid-19 melonjak, 15 daerah ini pertama kali masuk zona merah corona

Namun, dia dan para ahli lainnya mengatakan mereka optimis bahwa vaksin akan menekan virus bahkan di hidung dan tenggorokan untuk mencegah orang yang divaksin menyebarkannya ke orang lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×