kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kenapa Harga Garam Melonjak Gila-gilaan? Pemicu Utamanya Bukan Impor


Rabu, 14 Januari 2026 / 04:12 WIB
Diperbarui Kamis, 15 Januari 2026 / 05:26 WIB
Kenapa Harga Garam Melonjak Gila-gilaan? Pemicu Utamanya Bukan Impor
ILUSTRASI. Harga garam kasar naik 100% akibat produksi anjlok 80% karena 'kemarau basah' ekstrem 2025. Kalkulasi terbaru menunjukkan risiko pasokan industri tahu tempe. (Dok./Shutterstock)

Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dari sisi distribusi, Jakfar menilai kondisi penyaluran garam relatif aman. Stok yang terlihat melimpah di pasar pada periode tertentu, menurutnya, bukan semata berasal dari produksi baru, melainkan juga dari masuknya garam impor.

“Produksi bisa rendah, tetapi impor yang masuk banyak sehingga terjadi kelebihan pasokan di pasar,” katanya.

Meski demikian, pasokan garam rakyat untuk kebutuhan domestik saat ini masih dinilai mencukupi, karena ditopang oleh stok di tingkat petambak, pedagang, dan pengepul yang berasal dari produksi tahun 2023 dan 2024.

Tonton: Antam (ANTM) Luncurkan Emas Batangan Imlek 2026 Bertema Kuda Api

Ke depan, APGRI mendorong pemerintah menetapkan harga pembelian terendah (floor price) bagi petambak garam agar produksi lebih berkelanjutan. Selain itu, Jakfar juga mengusulkan pembentukan badan penyangga garam nasional seperti Bulog untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

×