Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Dari sisi distribusi, Jakfar menilai kondisi penyaluran garam relatif aman. Stok yang terlihat melimpah di pasar pada periode tertentu, menurutnya, bukan semata berasal dari produksi baru, melainkan juga dari masuknya garam impor.
“Produksi bisa rendah, tetapi impor yang masuk banyak sehingga terjadi kelebihan pasokan di pasar,” katanya.
Meski demikian, pasokan garam rakyat untuk kebutuhan domestik saat ini masih dinilai mencukupi, karena ditopang oleh stok di tingkat petambak, pedagang, dan pengepul yang berasal dari produksi tahun 2023 dan 2024.
Tonton: Antam (ANTM) Luncurkan Emas Batangan Imlek 2026 Bertema Kuda Api
Ke depan, APGRI mendorong pemerintah menetapkan harga pembelian terendah (floor price) bagi petambak garam agar produksi lebih berkelanjutan. Selain itu, Jakfar juga mengusulkan pembentukan badan penyangga garam nasional seperti Bulog untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













