kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Jepang pertimbangkan Olimpiade Tokyo tahun ini tanpa penonton dari luar negeri


Kamis, 11 Maret 2021 / 08:40 WIB
ILUSTRASI.

Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Awalnya panitia memperkirakan ada sekitar 1 juta penonton dari luar negeri akan datang ke Jepang selama penyelenggaraan. Saat ini sudah ada sekitar 4,45 juta tiket yang terjual, dan sekitar 810.000 di antaranya batal dan meminta pengembalian uang.

Sebelumnya, pada bulan Desember pemerintah mengatakan dalam laporan sementara bahwa penonton luar negeri dapat menggunakan transportasi umum dan dibebaskan dari persyaratan karantina 14 hari jika mereka berasal dari negara dengan jumlah kasus Covid-19 yang relatif sedikit.

"Kami sangat ingin orang-orang dari seluruh dunia datang ke stadion, tapi itu hanya terjadi jika kami siap dan situasi medis di Jepang dalam keadaan sempurna. Jika tidak, itu akan menyebabkan banyak masalah," ungkap Seiko Hashimoto, presiden panitia penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.

Panitia diharapkan segera mengumumkan keputusan akhir tentang kehadiran penonton luar negeri sebelumĀ  estafet obor Olimpiade dimulai pada 25 Maret.

Upacara pembukaan estafet nantinya juga akan diadakan tanpa penonton, tentunya untuk mencegah penyebaran virus corona.

Selanjutnya: Jepang diprediksi akan capai herd immunity Covid-19 pada bulan Oktober mendatang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×