kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Intelijen AS: China ingin mendominasi dunia secara ekonomi, militer dan teknologi


Jumat, 04 Desember 2020 / 10:50 WIB

Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menurut Ratcliffe, kekayaan intelektual AS senilai US$ 500 miliar telah dicuri setiap tahun. Penangkapan FBI terhadap warga negara China karena mencuri penelitian sering terjadi.

Dia mengatakan, hasil investigasi intelijen AS menunjukkan bahwa China telah melakukan "pengujian manusia" pada pasukan dengan tujuan mengembangkan tentara dengan kemampuan yang ditingkatkan secara biologis.

Baca Juga: Angkatan Udara Rusia sepakat untuk menambah armada Sukhoi Su-34

Ratcliffe mengatakan, China telah terlibat dalam kampanye pengaruh besar-besaran yang menargetkan anggota Kongres AS dan staf mereka dengan mendorong serikat pekerja di perusahaan besar untuk memberi tahu politisi lokal agar mengambil sikap yang lebih lembut terhadap China atau menghadapi kehilangan suara anggota serikat.

"Beijing menargetkan anggota Kongres dengan enam kali frekuensi Rusia dan 12 kali frekuensi Iran," kata Ratcliffe.

Selanjutnya: Bela Australia, AS sebut gambar rekayasa China sebagai titik paling menyedihkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×