kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Integra Indocabinet (WOOD) yakin permintaan furnitur akan naik di paruh kedua 2021


Jumat, 04 Juni 2021 / 10:15 WIB

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

Melansir keterbukaan informasi yang dirilis WOOD pada (4/6), Integra Indocabinet melaksanakan transaksi afiliasi yakni penjualan dan pengalihan saham PT Integra Dekorindo yang dimiliki WOOD kepada PT Integra Indo Lestari. 

Nilai Rencana Transaksi sebesar 1.233.000 lembar saham atau setara 74,86% saham PT Integra Dekorindo dengan harga Rp 100.000 per lembar saham sehingga jumlah seluruhnya sebesar Rp 123,3 miliar. 

Baca Juga: Wicaksana Overseas (WICO) catat penjualan neto Rp 3,09 triliun pada tahun 2020

Wendy menjelaskan tujuan dari transaksi adalah pelepasan anak usaha yang kurang menguntungkan. Sehingga dengan dilaksanakannya transaksi ini, profil keuangan WOOD akan lebih baik secara konsolidasi.

"Untuk tahun ini, perseroan berencana untuk ekspansi kapasitas produksi terutama untuk produk building component karena permintaan akan building component yang naik terus," pungkasnya. 

Selanjutnya: Permintaan kemasan melonjak, kinerja Alkindo Naratama di kuartal I 2021 terdongkrak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×