kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini dia lima kebijakan untuk dorong pemulihan ekonomi nasional


Jumat, 04 Desember 2020 / 06:00 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Kebijakan kedua, mempercepat realisasi stimulus fiskal. Seperti yang kita ketahui, pemerintah mematok defiist fiskal sebesar 5,87% dari PDB pada tahun depan. Perry optimistis, kalau stimulus fiskal ini mampu mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Ketiga, peningkatan kredit atau pembiayaan kepada dunia usaha untuk mengatasi credit crunch. Perry optimistis, kalau pertumbuhan kredit pada tahun 2021 mampu berada di kisaran 7% hingga 9%.

Baca Juga: Indikator ini jadi bukti ekonomi Indonesia sudah membaik

Keempat, keberlanjutan stimulus moneter dan makroprudensial. Bank sentral memegang peran dalam kebijakan ini. Perry bilang, BI akan tetap hadir dengan stimulus moneter dan makroprudensial yang akomodatif, juga digitalisasi sistem pembayaran dan pendalaman pasar uang, penguatan ekonomi syariah, juga UMKM.

Sementara kebijakan kelima, Indonesia perlu untuk menciptakan iklim yang ramah dengan digitalisasi ekonomi dan keuangan, khususnya bagiĀ  UMKM.

Selanjutnya: PMI Manufaktur Indonesia naik, ini rekomendasi saham yang layak dikoleksi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×